Kamu pernah dengar tentang water hammer, tapi belum tahu penyebab water hammer pada mobil?
Istilah ini mungkin terdengar asing, tapi dampaknya pada mobilmu bisa sangat mengerikan, apalagi kalau kalau kamu tinggal di daerah rawan banjir di musim penghujan seperti sekarang ini.
Bayangkan, mobilmu tiba-tiba mogok di tengah jalan, atau bahkan mesinnya rusak parah.
Ngeri, kan? Nah, water hammer inilah biang keladinya.
Dalam artikel ini, kita akan bahas tuntas tentang water hammer, mulai dari penyebabnya, efeknya pada mobilmu, hingga tips mencegah dan mengatasinya.
Jadi, simak terus ya!
Apa Itu Water Hammer?
Secara sederhana, water hammer adalah kondisi di mana air masuk ke dalam ruang bakar mesin mobilmu.
Air yang tidak bisa dikompresi ini akan menghalangi piston untuk bergerak naik-turun, sehingga menyebabkan tekanan berlebih di dalam mesin.
Tekanan berlebih ini bisa merusak komponen-komponen vital mesin, seperti piston, connecting rod, bahkan blok mesin itu sendiri.
Penyebab Water Hammer pada Mobil
Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya water hammer pada mobilmu.
Beberapa penyebab water hammer pada mobil yang paling sering terjadi antara lain:
1.Menerjang Banjir
Saat mobilmu nekat menerobos banjir, air bisa masuk ke dalam mesin melalui beberapa jalur.
Saluran intake udara, yang biasanya terletak di bagian depan mobil, adalah jalur masuk yang paling umum.
Selain itu, air juga bisa masuk melalui knalpot, terutama jika tekanan air cukup tinggi.
Semakin dalam banjirnya, semakin besar risiko air masuk ke dalam mesin dan menyebabkan water hammer.
2.Mencuci Mobil dengan Cara yang Salah
Mungkin terdengar sepele, tapi mencuci mobil dengan cara yang salah juga bisa menjadi penyebab water hammer pada mesin mobil.
Menyemprotkan air bertekanan tinggi langsung ke arah mesin atau filter udara bisa membuat air masuk ke dalam sistem intake.
Air yang masuk ke dalam ruang bakar saat mesin dihidupkan bisa memicu terjadinya water hammer.
3.Kebocoran pada Sistem Pendingin
Sistem pendingin mobilmu menggunakan air untuk menjaga suhu mesin tetap stabil.
Jika ada kebocoran pada radiator, selang, atau komponen lain dalam sistem pendingin, air radiator atau coolant bisa merembes ke dalam ruang bakar.
Ketika mesin dihidupkan, air yang terjebak di dalam ruang bakar ini bisa menyebabkan water hammer.
BACA JUGA : 5 Ciri Mobil Alami Water Hammer yang Wajib Diwaspadai
4.Masalah pada Head Gasket
Head gasket adalah komponen penting yang berfungsi sebagai perapat antara blok mesin dan kepala silinder.
Jika head gasket rusak atau bocor, air dari sistem pendingin bisa merembes ke dalam ruang bakar.
Sama seperti kasus kebocoran pada sistem pendingin, air yang masuk ke dalam ruang bakar ini bisa memicu terjadinya water hammer saat mesin dihidupkan.
5.Mobil Terendam Banjir dalam Waktu Lama
Jika mobilmu terendam banjir dalam waktu yang lama, air bisa masuk ke dalam mesin melalui berbagai celah, bahkan celah-celah yang mungkin tidak kamu duga.
Lubang busi, knalpot, atau bahkan celah-celah kecil di sekitar mesin bisa menjadi jalur masuk bagi air.
Semakin lama mobil terendam, semakin besar risiko terjadinya kerusakan akibat water hammer.
Efek Water Hammer pada Mobil
1.Piston Bengkok atau Patah
2.Connecting Rod Bengkok atau Patah
3.Blok Mesin Retak atau Pecah
4.Kerusakan pada Kepala Silinder
5.Mobil Mogok
Tips Mencegah dan Mengatasi Water Hammer di Mobil
Water hammer memang menakutkan, tapi kamu bisa mencegah dan mengatasinya dengan beberapa tips berikut:
1.Hindari Menerjang Banjir
2.Cuci Mobil dengan Benar
3.Periksa Rutin Sistem Pendingin
4.Perhatikan Kondisi Head Gasket
5.Kenali Tanda-tanda Water Hammer
6.Pertimbangkan Asuransi
7.Gunakan Jasa Towing
Tidak ada komentar